
Panduan Pelaksanaan PROGRAM POLA ASUH ANAK DAN REMAJA DIERA DIGITAL (PAAREDI)
Keywords:
PAAREDI, PROGRAM POLA ASUH ANAK, REMAJA DIERA DIGITALSynopsis
Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital disingkat dengan PAAREDI, merupaakan program Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), yang ada di Bidang I , dimana membawahi Pembinaan Karakter Keluarga, pada masa bakti 2021 - 2014. Adapun program ini adalah merupakan kelanjutan dari program Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan penuh cinda dan kasih sayang pada masa bakti sebelumnya. Adapun PAAREDI diluncurkan sebagai respon dari perkembangan di era digital merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh para orang tua. Saat ini, anak-anak dan remaja terpapar dengan berbagai teknologi digital seperti smartphone, komputer, dan internet, yang semakin pesatnya dan sulit untuk dapat dibendung. Kekuatan yang sangat besar dari gadget ini rupanya tidak hanya menarik perhatian para remaja dan orang dewasa saja tetapi juga menjadi mainan yang menarik bagi anak-anak. Tentu penetrasi gadget dalam dunia anak-anak ini akan berpengaruh pada pola tumbuh kembang dan pola pengasuhan anak. Bagi para orang tua memberi akses dunia digital kepada anak-anak merupakan suatu dilema. Di satu sisi, dunia digital menawarkan materi ajar yang sangat bagus untuk perkembangan anak. Dan di sisi yang lain, anak-anak juga dapat menjadi kecanduan serta mengakses konten digital yang tidak sesuai dengan usia mereka. Akibat dari kemajuan teknologi ini menjadi dua sisi mata pisau. Oleh karena itu baik dan buruknya tergantung penerima informasi. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Herimanto dan Winarno (2012:161) bahwa perkembangan teknologi dan informasi saat ini terutama penggunaan perangkat digital telah mempengaruhi karakter kehidupan anak. Hal ini dijelaskan bahwa anak-anak yang hidup di era milenial memang pasti dipengaruhi oleh teknologi digital. Tidak heran jika anak - anak saat ini dikategorisasi sebagai generasi digital. Anak-anak generasi masa kini merupakan generasi digital native, yaitu mereka yang sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir (Kemendikbud RI, Juli 2016:9). Akibat pergeseran nilai ini harus disikapi dengan cepat dan tepat. Dan pola asuh anak juga harus disesuaikan dengan perkembangan zaman tentunya.

